
Zaifa, gadis kecil dua tahun enam bulan itu terlihat cantik dengan mata besar yang dalam, alis berbaris yang indah da bibir mungil yang tak berhenti mengoceh. Wajah anak-anaknya sudah mengingatkanku pada seseorang teman kecil dimasa lalu. Benar-benar superaktif. Lari kesana, kesini, kemari. Tak ada yang menyangka umurnya tak lebih dari tiga tahun. Pertemuan dua jam yang sangat berkesan, karena aku jarang bisa jatuh cinta dengan anak-anak. Tapi dia benar-benar menggemaskan

